Arsip untuk April 1st, 2008

h1

Rehat

April 1, 2008

Jika bersedih, panggillah jiwamu dengan harapan sebagai janji, karena kebaikan bagi jiwa adalah adanya janji.

Jadikanlah harapanmu menjadi perisai atas serangan putus asamu, hingga waktu akan menghapus kesedihan itu.

Tutplah dirimu terhadap orng yang sering duduk bersamamu, karena mereka selalu iri dan mendengki.

Tak usah khawatirkan akan terjadi sesuatu,

Sebab ini akan membuat orang yang hidup mati sebelum kematian itu sendiri.

Kesedihan itu tidak akan abadi,

Seperti juga kesenangan tidak akan lestari.

Kalau saja bukan karena hal yang mempengaruhi jiwa,

Pasti yak akan ada kehidupan yang lurus bagi orang yang terjaga.

h1

Salam Buat Sang Fajar

April 1, 2008

Salam buat sang Fajar,

Lihatlah hari ini.

Sebab ia adalah kehidupan, kehidupan dari kehidupan.

Dalam sekejap dia telah melahirkan berbagai hakikat dari wujudmu.

Nikmat pertumbuhan.

Pekerjaan yang indah.

Indahnya kemenangan.

Karena hari kemarin tak lebih dari sebuah mimpi.

Dan esok hari hanyalah bayangan.

Namun hari ini ketika anda hidup sempurna,

telah membuat hari kemarin sebagai impian yang indah.

Setiap hari esok adalah bayangan yang penuh harapan.

Maka lihatlah hari ini

Inilah salam untuk sang Fajar

h1

Memilih Teman, Memilih Masa Depan

April 1, 2008

 “ Berkawan seorang bodoh yang tidak memperturutkan hawa nafsunya, jauh lebih baik dariapada berkawan dengan seseorang “alim yang selalu memperturutkan hawa nafsunya,”

Memilih teman sama dengan memilih masa depannya. Memilih teman sama artinya memilih perilaku. Memilih teman sama artinya dengan memilih kualitas ilmu. Oleh karena itu, siapapun yang ingin bermasadepan cerah, berperilaku menawan hati, serta memiliki ilmu dan wawasan yang luas, maka ia harus sangat pandai memilih teman.

Kita akan sulit berkembang apabila sehari-hari kita bergaul dengan orang-orang malas. Kitapun akan sulit meraih kemuliaan akhlak, bila sehari-hari kita bergaul dengan orang yang buruk akhlaknya. Dengan demikian, tinggi rendahnya kualitas sorang manusia sangat dipengaruhi oleh kualitas temannya.

“Tak pernah kunikmati manisnya hidup hingga teman dudukku rumah dan buku

Tak ada yang lebih mulia daripada ilmu,

Karenanya aku mencarinya untuk teman akrab

Kehinaan itu ada pada pergaulan,

Tinggalkanlah mereka dan hiduplah dengan mulia”

h1

Berbicara Tentang Masa Depan

April 1, 2008

Ayo Raih Cita-cita

Sejak TK, jawabannya kalau ditanya tentang cita-cita pasti ia menjawab “Mau jadi Dokter !!”. ya, begitulah jawaban khas anak TK pada umumnya. Ia menjawab pertanyaan itu sambil teriak-teriak sambil mengangkat jari telunjuk tinggi-tinggi.

Beranjak SD, cita-citanya masih tetap pada posisi semula, mau jadi dokter. Soalnya waktu itu ia belum membayangkan bagaimana susahnya kalau mau menjadi dokter. Kita tahu sendir, kalau mau jadi dokter, IPA kita harus kuat. Sementara itu, yang dipikirannya Cuma “Wah, hebat kalau menjadi dokter, nanti bisa menolong banayk orang, mendapat banyak uang, kemudian mau beli ini itu bisa”. Pokoknya semuanya khayalan tingkat tinggi deh.

Masuk ke SMP, cita-citanya mulai geser ke kiri dan kanan. Mengapa ? soalnya sejak SMP ia mulai kenal sama yang namanya Kimia. Dapi pertama dia kelas satu, ia belajar Kimia dari seorang guru yang terkenal galak,baru saja ibu itu dating mengajar,keringatdingin langsung menetes satu persatu.Alhasil semua ,jangan kan nempel di otak.numpang lewat di telinga aja tidak

Sampai suatu saat guru kimianya di ganti.Nah mulai dari saat itu dalam otaknya ada secercah harapan tentang kimia lagi….

Mulai dari situ dia semakin semangat membayangkan betapa indahnya menjadi seorang dokter.

Kalau sbelumnya factor penghambatnya cara mengajar guru yang sangat kaku, tetapi kemudian menjadi sangat menyanangkan.

Akan tetapi, dia tidak mau kalah akan kemampuan otaknya yang “gampang ingat dan cepat lupa” itu. Dia masih mau jadi dokter, dia berupaya akan meningkatkan cara belajarnya itu.

Namanya juga usaha. Pokoknya, dia ingin menjadi yang terbaik dalam Kimia.

Mempunyai semangat yang seperti inilah yang harus di miliki oleh semua siswa-siswi jaman sekarang. Tekad kuat, berkemauan ingin tahu yang tinggi, dan selalu optimis.